Rabu, 22 April 2015

Latar Belakang Kedatangan orang-orang Barat Ke Timur


Sebelum kedatanagn bangsa Barat ke wilayah Indonesia, rempah-rempah telah menjadi barang dagangan yang banyak dibeli oleh pedagang asing. Pedagang-pedagang ini kemudian menjual kembali barang dagangnya di daerah timur tengah. Pada tahun 1453, Konstantinopel jatuh ke tangan turki usmani.Pemimpin turki usmani melarang pedagang-pedagang eropa untuk berdagang di laut tengah. oleh karena itu eropa kekurangan pasokan rempah-rempah.

Factor-faktor yang mendorong bangsa-bangsa barat pergi kedunia timur adalah sebagai berikut.
1.       Dikuasainya rute dan pusat-pusat perdagangan oleh orang orang islam
2.       Adanya kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, yaitu dengan ditemukan peta dan kompas yang sangat penting bagi pelayaran
3.       Adanya keinginan untuk mendapatkan rempah-rempah dari daerah asal, sehingga harganya lebih murah dan dapat memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya.
4.       Adanya keinginan melanjutkan “Perang Salib” dan menyebarkan agama Nasrani ke daerah-daerah yang dikunjungi.
5.       Adanya jiwa petualangan,sehingga mengunggah semangat untuk melakukkan penjelajahan samudera.

B.      Pengertian Kolonialisme dan Imperialisme
Kolonialisme adalah suatu sitem permukiman warga dari suatu negara di wilayah induknya atau penguasaan oleh suatu negara atas daerah lain dengan maksud memperluas wilayahnya.
Imperialisme berasal dari bahasa lain I,perare, yang artinya memerintah. Imperialisme adalah suatu paham yang bertujuan untuk melakukan perluasan kekuasaan untuk dijadikan daerah jajahan dengan jalan menguasai semua segi kehidupan politik.
Suatu bangsa melakukan imperialism dengan alasan atau motivasi sebagai berikut.
1.       Keinginan menjadi bangsa yang kuat dan terbesar didunia
2.       Keinginan mencapai kejayaan
3.       Keinginan mendapatkan daerah yang luas dan strategis
4.       Keinginan menyebarkan agama dan ideology
5.       Perasaan memiliki martabat yang paling tinggi
6.       Adanya keinginan untuk menimbun kekayaan dan harta
Imperialisme dibedakan menjadi dua yaitu imperialism kuno dan imperialism modern.
1.       Imperialisme Kuno adalah suatu imperialism yang berlangsung sebagai revolusi
2.       Imperialisme modern adalah suatu imperialism yang berlangsung setelah revolusi industry dengantujuan mengembangkan perekonomiannya di tanah jajahan


C.      Masuknya Kekuasaan Asing ke Wilayah Indonesia
Bangsa –bangsa eropa melalui penjajahan samudra berhasil mencapai Indonesia. Bangsa-bangsa eropa yang berhasil mencapai Indonesia, antara lain bangsa portugis, spanyol, belanda dan inggris.
Setelah melalui praktik monopoli perdagangan, kemudian melakukan penguasaan wilayah, dan penyebaran agama.
1.       Kedatangan bangsa portugis ke Indonesia
2.       Kedatangan bangsa spanyol ke Indonesia
3.       Kedatangan bangsa inggris ke Indonesia
4.       Kedatangan bangsa belanda ke Indonesia
VOC sebagai kongsi dagang kedudukannya di Indonesia sangat kuat, karena parlemen Belanda memberikan hak istimewa (hak oktroi), di antaranya sebagai berikut.
a.       Hak monopoli perdagangan
b.      Hak memiliki mata tentara sendiri dan pengadilan sendiri
c.       Hak memiliki mata uang sendiri
d.      Hak menguasai dan mengikat perjanjian dengan kerajaan-kerajaan lain dankekuasaan monopoli perdagangannya
e.      Hak menarik pajak
f.        Hak untuk membentuk pemerintah sendiri
VOC untuk monopoli perdagangan rempah-rempah di antara lain sebagai berikut.
a. Pada tahun 1649 VOC mengadakan penyelundupan. Pelayaran hongi, yaitu pelayaran keliling atau   bepatroli untuk mengawasi perdagangan rempah-rempah dengan perahu hongi yang dilengkapi dengan senjata.
b. VOC mengadakan ekstirpasi untuk mencegah kelebihan hasil produksi rempah-rempah. Tujuannya untuk menjaga kestabilitas harga rempah-rempah di pasaran.
c. VOC melakukan perjanjian dengan raja-raja didaerah-daerah agar bisa melakukan monopoli didaerah-daerah tersebut.
d. VOC menerapkan peraturan baru yang disebut verplichte leverantie atau penyerahan wajib.
e. VOC menerapkan system contingenten, yaitu rakyat di daerah-daerah yang di kuasai.
VOC diwajibkan menyerahkan hasil bumi sebagai pajak.
VOC sebagai suatu kongsi dagang telah berhasil moinopoli perdagangan di Indonesia kurang lebih dua abad. Meskipun demikian, pada akhir abad ke-18 keberadaan VOC di Indonesia mengalami kemunduran. Berikut ini sebab-sebab kemunduran VOC.
a.       VOC mengalami krisis keuangan, krisis tersebut sebagai akibat dari banyaknya biaya untuk menumpas perlawanan rakyat,korupsi di antara para pegawainya, pembiayaan rutin yang sangat tinggi, dan pemberian hadiah/upeti pada para penguasa.
b.      Luasnya daerah yang dikuasai.
c.       Persaingan dengan kongsi dagang lain.
d.      Perdagangan gelap yang dilakukan pedagang Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar